Laman

Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 03 Desember 2012

Skandal Para Bupati

Februari 2004
Dimyati Natakusuma yang saat itu menjabat sebagai Bupati
Pandeglang dilaporkan seorang perempuan bernama Shinta
Dewi Kristina. Gadis itu mengaku telah dilecehkan.
Shinta merasa hubungan cintanya dengan Dimyati terkatungkatung,
padahal dia pernah dijanjikan akan dinikahi. Shinta mengaku
telah sering diajak ‘menginap’ di hotel oleh Dimyati.
Namun akhirnya justru Shinta yang masuk penjara karena dituding
mencemarkan nama baik Dimyati. Sementara kasus yang
dilaporkan dara jelita itu justru ‘mengendap’ di Polda Metro Jaya.



September 2006
Kasus ini memang tak sempat mencuat secara nasional.
Namun di Pekalongan, kasus ini pernah benar-benar heboh.
Foto-foto mesra calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan
beredar di Facebook.
Bahkan sejumlah foto mereka sangat vulgar karena si wanita
di beberapa foto hanya terlihat mengenakan underwear.
Meski begitu, pasangan itu tetap menang Pilkada Pekalongan
periode 2006-2011.

Desember 2011
Melinda ‘Cinta Satu Malam’ membongkar pernikahan sirinya
dengan Bupati Cirebon Dedi Supardi. Bahkan, pernikahan pada
April 2010 itu telah menghasilkan seorang anak laki-laki.
Awalnya Dedi menolak mengakui anaknya dari Melinda. Namun
setelah didesak akhirnya Dedi mengakui juga. Kasus ini memang
belum sampai ke ranah hukum.

September 2012
Bupati Karo, Kena Ukur Surbakti disebut-sebut memiliki hubungan
khusus dengan seorang wanita bernama Molek Ginting,
seorang perempuan yang berprofesi sebagai pedagang pakaian
bekas di pusat pasar Kabanjahe.
Hingga kini kasusnya masih hangat diperbincangkan. Namun
sang Bupati menyangkalnya. Dia menuding tuduhan skandal itu
sengaja dilontarkan untuk memperburuk citranya.

November 2012
Skandal pernikahan Bupati Garut dengan gadis 18 tahun. Sang
istri FO mendadak dicerai setelah dinikahi selama empat hari.
Perceraian itu konon terjadi karena si Bupati menganggap FO
sudah tidak perawan.
Sang Bupati akhirnya dilaporkan ke polisi karena dianggap
melakukan kekerasan terhadap perempuan. Kasusnya kini
masih berjalan. FO telah mendapat pendampingan dari Komnas
Perempuan.

Sumber: www.majalahdetik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar